Guru Ngaji Kecamatan Ngusikan Ikuti Kajian Parenting Islami untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Guru Ngaji Kecamatan Ngusikan Ikuti Kajian Parenting Islami untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Sebelum acara inti dimulai, para peserta diajak berdzikir bersama dengan lantunan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ustazah Khusnul Khotimah. Suasana pendopo tampak khidmat dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya Ustazah Hj. Ninik mengumumkan informasi terkait administrasi dan agenda kegiatan. Barulah acara dipandu oleh Ustazah Sri Rahayu sebagai pembawa acara.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Desa yang mewakili Camat Ngusikan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru ngaji yang selama ini telah berkontribusi dalam pendidikan keagamaan masyarakat. Ia juga memberikan motivasi tentang pentingnya menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan keikhlasan.Usai sambutan, doa dipimpin oleh Ustaz Suyitno sebelum memasuki sesi utama bersama Gus Yusuf.
Acara inti dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif menyimak serta merespons materi yang disampaikan. Gus Yusuf membawakan materi dengan gaya komunikatif, dipadukan cerita inspiratif serta lantunan selawat Nabi yang mampu menggugah hati para hadirin.
Dalam penyampaiannya, Gus Yusuf menegaskan bahwa keberhasilan seseorang terletak pada kesatuan antara kecerdasan pikir, hati, dan amal sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Swt. Menurutnya, seorang guru ngaji tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu, tetapi juga harus mampu mengamalkan ilmu tersebut agar dapat menjadi teladan bagi para murid.
“Guru ngaji harus mampu menghadirkan semangat sehingga para murid merasa senang ketika berangkat mengaji,” ungkapnya.
Selain itu, Gus Yusuf juga menekankan pentingnya menanamkan nilai persahabatan dan solidaritas antarsantri. Untuk melatih fokus dan kekompakan peserta, ia mengajak para asatiz mengikuti permainan interaktif bertema “Kucing dan Tikus”. Permainan tersebut berlangsung meriah dan penuh gelak tawa, tetapi tetap sarat makna.
Di akhir permainan, Gus Yusuf memberikan refleksi mendalam mengenai arti kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Menariknya, setiap pasangan peserta diminta saling memberikan angpao dengan nominal rahasia. Aktivitas sederhana itu ternyata mengandung pesan tentang keikhlasan dalam berbagi dan menghargai sesama.
Tidak hanya permainan, kegiatan juga diwarnai pemberian apresiasi kepada beberapa guru ngaji yang dinilai aktif dan penuh semangat dalam mengajar. Penghargaan khusus juga diberikan kepada guru ngaji yang istiqamah mendoakan para wali santri serta para santri dalam setiap kesempatan.
Tanpa terasa, kegiatan berlangsung hampir tiga jam. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh peserta tampak puas dan termotivasi untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam proses mendidik para santri.(AZ)


Posting Komentar untuk "Guru Ngaji Kecamatan Ngusikan Ikuti Kajian Parenting Islami untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan"