Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PUISI

 KARTINI DALAM SANUBARI 

Karya: Anida 



Namamu tak sekadar terucap

tetapi berdenyut di nadi sejarah

harum menembus waktu

menggema hingga ke relung dunia

Wahai R.A. Kartini

engkau bukan hanya kisah

tentang gelap yang menjadi terang

melainkan nyala yang tak pernah padam

di dada perempuan-perempuan yang kau bangunkan

Di usia yang masih belia

kau sudah menggugat sunyi

menyibak tabir keterbatasan

menganyam cahaya dari setiap tanya

yang bergetar dalam benakmu

Saat matamu menyentuh kalam-Nya

hatimu menjelma samudra makna

luas dalam tak terhingga

kau tak sekadar membaca

kau memahami kehidupan

Kata-katamu bukan sekadar tinta

melainkan suara

dari jiwa-jiwa yang terbungkam

kau rangkai harapan

kau tulis kebebasan

kau hadiahkan langit baru

bagi kaum hawa yang lama terbelenggu

Wahai perempuan Indonesia

dengarlah

denyut perjuangan itu belum usai

Mari kita lanjutkan langkahnya

bukan hanya mengenang

tetapi menghidupkan

Mari kita ciptakan karya

menyatukan rasa dan karsa

menjadi cahaya bagi sesama

Emansipasi bukan sekadar kata

ia adalah perjuangan yang nyata

tentang keberanian bermimpi

tentang keteguhan berdiri

tentang kemuliaan memberi arti

Untukmu Kartini

kami melangkah

membangun Indonesia

dengan jiwa yang merdeka sepenuhnya


BIONARASI PENULIS 

Nama penanya Anida. Anik Zuroidah, S.Pd., M.Pd. lahir di Mojokerto pada 28 Oktober 1974. Ia dikenal sebagai sosok pendidik yang memiliki kecintaan besar terhadap dunia literasi. Hobi membaca dan menulis telah mengantarkannya menjadi penulis produktif dengan karya yang inspiratif. Hingga saat ini, ia telah menghasilkan 5 buku solo serta puluhan buku antologi yang memperkaya khazanah literasi. Baginya, menulis bukan sekadar aktivitas, melainkan sebuah misi hidup. Ia memegang teguh motto, “Menulis adalah menebar kebaikan.” Melalui setiap tulisannya, ia terus berupaya memberi manfaat dan menginspirasi banyak orang.

Posting Komentar untuk "PUISI"