DALAM KERINDUAN
Karya Anida

Suara panggilan-Mu makin mendekat
Dua tahun lampau masih sangat melekat
Tatapan mata tak rela terpejam walau sesaat
Hingga derai meleleh air mata memekat
Menyaksikan kebahagiaan tamu-Mu
Rasa iri kembali menyusuri naluri
Mendera hingga masuk ke ulu hati
Wahai tamu Allah
Bersyukurlah kau telah dipanggil-Nya
Ia telah memantaskanmu hadir di rumah-Nya
Anugerah yang tak biasa diberikan pada hamba-Nya
Selamat jalan wahai insan pilihan
Kau telah datang kepada-Nya
Memenuhi seruan--Nya
Untaian kata bermakna untukmu semua
Lindungilah mereka
Jagalah mereka
Lancarkanlah mereka
Ya rohman Ya rohiim
Dalam dekap-Mu kami meminta
Pantaskan kami untuk hadir
Ke rumah- Mu untuk bertemu
Ke Raudhoh untuk lepas rindu
Dengan baginda Rosulullah
Labbaikallohumma labbaik
labbaikalaa syariikalak
Innalhamda wanni'mata laka wal mulk
Laa syariikalak
Aamiin
Pesan puisi
BalasHapusNama : Shofa Zidna Ilmia
BalasHapusParafrase puisi bait ke 2
Kesedihan muncul hingga mata memejam sesaat dan disusul oleh deraian air mata. Kesedihan itu muncul karena melihat kebahagiaan orang lain yang menjadi tamu Allah SWT. Terdapat rasa iri yang timbul di ulu hati.
Parafrase puisi bait ke 4 :
BalasHapusKami memohon dengan penuh kepasrahan agar Allah memantaskan diri kami untuk memenuhi panggilan-Nya ke Baitullah dan mengizinkan kami melepas rindu kepada Rasulullah SAW di Raudhoh.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus
BalasHapusNama: Syayyidatina Nurus Syafa'ah
Pesan puisi
puisi ini berpesan tentang ketulusan doa dan harapan agar dipantaskan Tuhan untuk memenuhi panggilan ibadah ke Tanah Suci. Perasaan rindu yang mendalam seorang hamba untuk mengunjungi Baitullah dan berziarah ke makam Rasulullah.
Nama : Alfi Ahmad Baihaqi
BalasHapusAbsen : 05
Kelas : 8 F
GAYA BAHASA PUISI
gaya yang di gunakan ada 2 yaitu metafora dan personifikasi.
-mertafora = kerinduan terhadap Allah dan tanah suci di gambar kan dengan kata kiasan seperti "suara panggilan-Mu makin mendekat ".maksud kata panggilan ini bukan suara asli, melainkan panggilan ibadah haji atau umroh.
-personifikasi = kata "panggilan" seolah olah hidup yang membuat suasana puisi menjadi lebih emosional
NAMA: NAURAH NADIN SYIFA'AH
BalasHapusisi Puisi tersebut adalah ungkapan haru, doa, dan kerinduan seorang Muslim yang menyaksikan orang lain berangkat haji/umrah. Ada rasa iri, tapi ditutup dengan syukur dan doa agar dirinya juga segera dipanggil ke Tanah Suci.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusParafrase bait ke-1
BalasHapusKejadian dua tahun lalu masih sangat teringat jelas. Dulu, rasa sayang dan rindu begitu dalam sampai tak rela memejamkan mata, lalu akhirnya menetes air mata karena terharu melihat orang itu dipanggil dan dihormati sebagai tamu Allah.
Nama : Fariska Sa'adatul Sepdiannisa
BalasHapusparafrase puisi bait ke 2 :
Sungguh, tatapan mata tak rela untuk terpejam meski hanya sesaat, hingga air mata pun meleleh melihat kebahagiaan di wajah setiap tamu Allah dan kerinduan itu muncul hingga tembus ke ulu hati.
Pesan puisi ini adalah tentang kesabaran dalam kerinduan dan ketulusan dalam berdoa. Jika kita merindukan sesuatu yang baik, teruslah meminta dengan rendah hati sambil memperbaiki diri, karena setiap panggilan akan datang pada waktu yang tepat.
BalasHapusPesan dari puisi tersebut adalah tentang kerinduan dan harapan seorang hamba untuk menjadi tamu Allah di tanah suci. Puisi ini juga mengajarkan agar kita ikut bahagia atas kebahagiaan orang lain yang mendapat kesempatan berhaji, tidak iri hati, serta selalu berdoa agar suatu saat bisa memenuhi panggilan Allah juga
BalasHapusparagraf : 1
BalasHapusPanggilan dari-Mu kini terasa semakin dekat, padahal baru dua tahun yang lalu, kenangan bersamamu masih sangat terasa dan erat melekat di ingatan dan hati.
paragraf : 2
BalasHapusPandangan matanya enggan untuk terpejam sedikit pun, hingga air mata terus mengalir dan menetes deras karena rasa sedih yang begitu mendalam
karya Anida menceritakan tentang gejolak batin seseorang yang sangat merindukan kesempatan untuk beribadah ke Tanah Suci (Mekkah), sembari melepas keberangkatan orang lain yang menjadi "tamu Allah."
BalasHapusisi puisi tersebut berisi doa minta supaya perjalanan mereka lancar, diterima di sisi Allah, dan diizinkan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Raudhah untuk melepaskan rindu.
BalasHapusAisy silmi kaffa 8f
BalasHapuspesan puisi: adalah kesyukuran seseorang karna bisa di undang menjadi tamu Allah di rumah - Nya yang di impikan banyak umat muslim di muka bumi dan akan menjadilan menjadikan hal itu sebagai ke irian yang diimpikan banyak umat muslim
Parafrase bait ke-3:
BalasHapusmengungkapkan harapan dan doa agar diberi kesempatan datang ke rumah Allah dan bertemu Rasulullah SAW untuk melepas rasa rindu yang mendalam
"sungguh indah dan bermakna.setiap
BalasHapusBarisnya terasa mengalir dan
Menyampaikan pesan yang sangat
Mendalam tentang kehadiran andai
Panggilan Tuhan."