PUISI
UNGU YANG MENJAGA WAKTU
Karya ANIDA
Batik itu lama tak kami kenakan
Waktu tak pernah pudarkan wibawanya
Ia makin fasih bercerita
ketika dipeluk jilbab ungu-marun
Serasinya tebarkan teduh
Di antara langkah-langkah pengabdian
Di halaman madrasah
Dua perempuan berdiri dalam bingkai yang sama
Dua pasang kacamata menangkap cahaya
Seakan lensa-lensa itu menyimpan
Ribuan kisah tentang ruang kelas
Juga cerita buku dan rangkaian doa
Kami tak sedang berlomba menjadi paling indah
Kami hanya merawat kesederhanaan
hingga menjelma elegansi
Sebab keelokan sejati
Bukan lahir dari busana baru
Tapi dari hati yang tak lelah mengabdi
Angin menyapa lembut
Pepohonan mengangguk perlahan
Sementara dinding-dinding madrasah
diam-diam menjadi saksi
Sebuah persahabatan adalah warna
yang tak pernah luntur oleh usia
Juga dengan hari ini
Batik yang dulu
Kini kembali berbunga
Bukan karena benangnya berubah
Tapi karena persaudaraan
Yang temukan cara
Memeluk yang ada menjadi bermakna

Posting Komentar untuk "PUISI"