Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

REPORTASE LITERASI

 

Menyalakan Lentera Literasi: Perjalanan Inspiratif Guru dan Murid Literat di MTsN 5 Jombang















Gerakan literasi di madrasah kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan sebuah denyut nadi yang menghidupkan ekosistem pendidikan. Di MTsN 5 Jombang, gelombang literasi bertransformasi dengan begitu cepat dan masif. Gerakan ini didasari oleh dua fondasi kokoh: komitmen internal melalui Program Madrasah Literasi yang berkelanjutan, serta dorongan eksternal berupa Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berskala nasional.

Upaya penguatan gerakan literasi ini juga merupakan tindak lanjut nyata atas keberhasilan membanggakan MTsN 5 Jombang yang sukses menembus jajaran 10 besar prestasi terbaik dalam TKA tahun 2026. Capaian gemilang ini semakin meneguhkan keyakinan bahwa literasi adalah kunci utama, mengingat seluruh materi dan soal dalam TKA sangat menuntut kemampuan berpikir kritis yang bersumber serba dari literasi.

Transformasi literasi di MTsN 5 Jombang tidak terjadi secara instan, melainkan melalui tahapan pembiasaan yang disiplin dan terstruktur. Madrasah menerapkan tangga literasi yang progresif, dimulai dari wajib baca, wajib menulis, wajib berkarya, hingga akhirnya bermuara pada lahirnya guru dan murid yang literat.



Anik Zuroidah selaku kepala perpustakaan dengan pustakawan Anis Maria Ulfa berupaya menebarkan virus literasi madrasah dengan maksimal. Atas izin kepala madrasah, agenda pun terlaksana. Dimunculkanlah even yang tidak biasa. Kriteria seorang insan literat di madrasah ini sangat jelas: mereka tidak hanya gemar membaca untuk memperluas cakrawala, tetapi juga memiliki produktivitas tinggi dalam menelurkan karya yang bermanfaat bagi orang banyak, khususnya bagi lingkungan MTsN 5 Jombang tercinta. Buah dari konsistensi program literasi ini kini dapat disaksikan melalui deretan prestasi nyata yang diukir oleh para pendidik dan peserta didiknya.



Di jajaran tenaga pendidik, Syeha, seorang guru terpilih di MTsN 5 Jombang, menjelma menjadi teladan hidup lewat produktivitas penulisan yang luar biasa. Beliau telah menelurkan 7 buku solo, dengan 1 buku solo lainnya yang masih dalam proses. Tidak hanya itu, dedikasinya di dunia tulis-menulis juga dibuktikan melalui kontribusinya dalam 41 buku antologi, serta 4 buku antologi yang saat ini masih dalam tahap proses penulisan.



Prestasi yang tak kalah mencengangkan datang dari para siswanya. Tiga murid berbakat—Gisel, Nashir, dan Rara sukses mencatatkan nama mereka sebagai penulis muda dengan menerbitkan masing-masing satu buku solo. Karya mereka hadir dalam bentuk Cerita Bergambar (Cerber) yang sarat imajinasi, estetika, dan pesan moral. Nashir dengan karyanya, Si Tupai Cerdik dan  Koin Kacang di Sekolah. Gisel dengan karyanya yang berjudul Balapan di Hutan Rimba, dan Rara dengan Cergamnya berjudul Gadis Kecil Lila dan Kucing Mimi.  Capaian ini tentu merupakan sebuah prestasi luar biasa yang jarang ditemui pada usia remaja setingkat madrasah tsanawiyah.



Puncak kebanggaan tersebut tumpah ruah di halaman basket MTsN 5 Jombang pada Senin, 27 Juli 2026 lalu. Usai pelaksanaan upacara bendera, pihak madrasah menggelar prosesi penyerahan apresiasi yang begitu khidmat sekaligus meriah.

Para peraih prestasi literasi tersebut dikalungi tanda kehormatan khusus secara langsung. Sang guru literat disematkan kalung bertuliskan "Guru Literat" lengkap dengan namanya, sementara para murid literat dianugerahi kalung kehormatan bertuliskan "Murid Literat MTsN 5 Jombang".



Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh Kepala Madrasah, Yusuf Junaidi, beserta jajaran unsur pimpinan madrasah, yakni Mariadi dan Zainal Abidin. Seluruh warga madrasah tampak terpana menyaksikan momentum membanggakan tersebut, menyatu dalam rasa kagum dan bangga. Mereka bertiga jugalah yang memberikan apresiasi kepada ketiganya secara berurutan.



Keberhasilan gemilang ini wujud nyata dari komitmen kuat pihak madrasah dalam memberikan ruang, apresiasi, dan dukungan penuh. Langkah strategis ini terbukti ampuh menjadi pemantik motivasi bagi seluruh guru dan murid lainnya untuk terus mengasah nalar kritis dan melahirkan karya terbaik.

      
                                                                                      


Gerakan literasi di MTsN 5 Jombang telah membuktikan bahwa dengan sistem yang tepat, ketekunan, dan dukungan penuh, madrasah mampu mencetak generasi intelektual yang tidak sekadar unggul dalam ujian akademik, tetapi juga kaya akan karya yang menginspirasi dunia.

SELAMAT DAN SESUKSES SELALU UNTUK MTsN 5 JOMBANG!

Salam Literasi!

  


Posting Komentar untuk "REPORTASE LITERASI"